Kiat Terhindar Dari Label Abal-Abal

Sering kita temui kasus di media berita online tentang seorang calon artis yang melaporkan ke polisi kasus penipuan yang dialami dirinya. Penipuan yang terjadi pun beragam, dari mulai dijanjikan akan terkenal atau diorbitkan, lalu dijanjikan tampil di acara televisi nasional, dibuatkan album rekaman, dan sebagainya yang ujung-ujungnya semua itu hanyalah bualan. Maka sebagai seorang talent baik itu musisi, aktor/ aktris, dan sebagainya haruslah kritis terhadap tawaran-tawaran yang datang. Beberapa hal di bawah ini dapat menjadi acuan anda.

1. Meminta uang/ bayaran di depan
Di beberapa kasus penipuan inilah yang terjadi. Oknum penipu biasanya meminta bayaran terlebih dahulu di depan kepada calon talent. Bisa dengan alasan untuk produksi, pelicin, pelancar ke pihak terkait, dan sebagainya. Pihak label yang benar adalah yang membuat talentnya berhasil dahulu lalu masalah pembayaran atau pembagian keuntungan diatur di dalam kontrak.

2. Tampil tanpa dibayar
Untuk talent baru mungkin tampil tanpa dibayar masih masuk akal, mungkin untuk tujuan promosi dan mengenalkan dirinya kepada khalayak. Pada umumnya dilakukan satu sampai lima kali tampil. Namun bila sampai berkali – kali talent tampil dan tidak juga mendapat bayaran, ini patut dicurigai bukan lagi sebagai ajang promosi. Namun bisa saja sudah menjurus kepada penipuan.

3. Tanpa kontrak yang jelas
Bila talent sudah mulai manggung sana sini, isi acara sana sini, tampil dimana-mana, tapi tidak ada laporan keuangan atau kontrak yang jelas sama sekali dari label, sudah saatnya talent ambil sikap. Karena pada dasarnya laporan keuangan dari label dapat diterima oleh talent paling lama 1 bulan sudah bisa didapatkan mulai dari fee tampil, pembagian royalti dan sebagainya.

4. Terlalu banyak janji muluk
Ini yang biasanya menjebak banyak talent-talent baru. Keinginan yang menggebu untuk segera terkenal terkadang mematikan mata hati untuk melihat mana yang benar dan mana yang tidak benar. Rayuan dari oknum label ini yang membuat merek buta hati. Di dunia entertaiment tidak ada yang pasti, semuanya didapat harus dengan usaha, pembelajaran, dan usaha yang luar biasa. Tidak ada yang dapat diraih semudah membalik telapak tangan.

5. Tidak terbuka
Beberapa kasus yang sering terjadi adalah penipuan penyalahgunaan hak talent yang sebagian besar adalah uang atau pendapatan. Talent mendapat fee sekian dari penjualan albumnya namun yang diterima setelah dari label sangatlah jauh berbeda, yang akhirnya talent melaporkan pihak label ke pihak berwajib. Karena itu keterbukaan antara talent dan label sangatlah wajib. Terutama masalah keuangan yang sangat sensitif. Bilapun ada potongan yang besar dilakukan oleh label, tapi talent mengetahuinya dan tidak keberatan akan hal tersebut, tentu lebih baik daripada ada potongan kecil dari label namun talent tidak mengetahuinya sama sekali.

Masih banyak indikasi yang dapat membantu talent menilai label yang ada apakah benar atau tidak. Yang terutama diingat oleh talent adalah tidak ada keberhasilan yang dapat dicapai tanpa kerja keras.

Anda seorang talent/ performer profesional seperti MC, DJ, Band, Penyanyi, atau sebagainya? Anda dapat bergabung dengan Talent-Hub untuk menjual keahlian anda kepada para pencari jasa talent dan para pembuat event. Daftar langsung ke www.talent-hub.net, gratis, tanpa potongan apapun, dan tidak mengikat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top